(KAT-098) Kain Songket Bali Marun Nyoman
Motif pada kain songket Bali ditenun dengan benang emas atau perak. Bahan berkilau ini dipercaya melambangkan kemuliaan, kesejahteraan, dan keharmonisan hidup manusia dengan alam semesta. Songket juga dipandang sebagai wujud harmoni antara sekala (dunia nyata) dan niskala (dunia tak kasatmata). Karena itu, dalam pernikahan atau upacara adat, kain songket selalu hadir sebagai lambang doa restu, penghormatan pada leluhur, serta harapan akan kehidupan yang seimbang. Didominasi warna merah marun bertenun benang emas.
Dilengkapi kain kamen dan udeng.
Variant