(KOT-056) Kain Sunda/Solo Prabu Anom Cecer

/

‘’Prabu’’ yang berarti raja, ‘’Anom’’ berarti muda. Motif ini dulunya hanya boleh dikenakan oleh putra mahkota yang akan meneruskan tahta. Makna yang terkandung dalam motif ini adalah harapan untuk disegani seperti putera mahkota dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat menjaga budaya luhur yang di wariskan. Terdapat juga motif truntum di yang melambangkan cinta dan kasih sayang tulus orangtua mempelai kepada anaknya yang akan membina rumah tangga baru. Didominasi oleh unsur sogan coklat dengan prada (gliter) pada permukaan motif kain.

Dilengkapi stagen.

Include Blangkon (Ukuran 56 sd 60).

Variant