(KOT-093) Kain Solo Truntum Lamiya Lala
Kata ‘’truntum’’ berasal dari kata dalam Bahasa jawa ‘’tumaruntum’’ yang berarti tumbuh atau berkembang kembali. Motif batik truntum memiliki makna filosofis yang mendalam dan sering dikaitkan dengan cinta, kesetiaan, dan ketulusan. Diperuntukan orangtua mempelai pengantin sebagai simbol cinta kasih orang tua kepada sang anak yang akan membina rumah tangga baru. Terdapat gambar burung merak dengan ekor yang menjuntai indah melambangkan keindahan, keagungan, dan kebebasan. Terdapat juga aksen bunga-bunga besar yang memberikan kesan estetis yang lebih modern dan berwarna. Menggunakan latar belakang hitam pekat.
Dilengkapi stagen.
Include Blangkon (Ukuran 56 sd 60).
Variant