(KOT-097) Kain Sunda/Solo Truntum Sri Mulyani

/

Kata ‘’truntum’’ berasal dari kata dalam Bahasa jawa ‘’tumaruntum’’ yang berarti tumbuh atau berkembang kembali. Motif batik truntum memiliki makna filosofis yang mendalam dan sering dikaitkan dengan cinta, kesetiaan, dan ketulusan. Diperuntukan orangtua mempelai pengantin sebagai simbol cinta kasih orang tua kepada sang anak yang akan membina rumah tangga baru. Terlihat gambar sayap garuda yang melambangkan kekuatan, kejantanan, dan kekuasaan. Menggunakan palet warna klasik sogan yang memberikan kesan hangat, rendah hati, namun tetap ningrat.

Dilengkapi stagen.

Include Blangkon (Ukuran 56 sd 60).

Variant